Rapat Akademisi

Acara rapat akademisi yang berlangsung pada tanggal 3 Mei 2011 di Kantor Pendukung REDD + ini dihadiri oleh Mariaty, S.Hut, MP (Universitas Muhammadiyah P. Raya), Ni Wayan Gateri, S.Ag.,  M.Ag (STAHN-TP P.Raya), Fahruni, S.Hut, MP (Universitas Muhammadiyah P.Raya), Dr.Yanetri Asi (UNPAR), Dr.Arnusianto, MA (UNPAR), Sidik R. Usop (UNPAR), Dian I Made Ratini, M.Si ( STAHN-TP P.Raya), Sabarun (STAIN P.Raya,) Darmae Wasir (UNPAR), Wahyu Sinardi (Bappeda Kalteng), Yusurum Jagau (UNPAR), Suwido H. Limin (UNPAR),dan tim dari Kantor Pendukung REDD + Kalteng.

Rapat diawali dengan perkenalan tentang keberadaan Kantor Pendukung REDD + Kalteng yang memiliki fungsi sebagai koordinator kegiatan REDD + Kalteng, pusat informasi bagi kegiatan REDD + Kalteng, pusat komunikasi antar pemangku kepentingan REDD + melalui diadakannya rapat dan pertemuan dengan berbagai stakeholders, dan sebagai pusat pengetahuan mengenai REDD +.

REDD + adalah sebuah program pengurangan emisi dari degradasi dan deforestasi yang dilaksanakan secara mendunia, bukan lembaga. Lembaga yang menangani program ini adalah UN REDD. Tapi, REDD + ini sedikit berbeda dengan REDD karena ada 3 (tiga) faktor plus. Presiden RI menyatakan kesiapan Indonesia untuk mengurangi emisi rumah kaca dengan support dari negara-negara lain. Kita telah mendapatkan bantuan dari Norway untuk mengurangi emisi sebesar  46 % . Salah satu strategi Presiden adalah menentukan daerah-daerah mana dan pemerintahan mana yang memiliki komitmen kuat akan hal ini. Provinsi Kalimantan Tengah terpilih sebagai pilot province karena lahannya yang luas serta komitmen dari pemerintah daerahnya. Nanti akan ada payung hukum untuk kelembagaan ini. Dasar hukum ini nanti akan keluar bersamaan dengan moratorium. Program ini bertujuan untuk menjaga lingkungan tanpa menyebabkan masyarakat  kehilangan pekerjaan.

Mengingat apa yang pernah dikatakan oleh Pak Sekda, program ini ibarat pembangunan sebuah rumah. Sebelum membuat rumah, kita harus membuat skema rumahnya terdahulu. Untuk saat ini, kita masih dalam kerangka persiapan program. Berdasarkan LoI, fase implementasi seharusnya mulai bulan Januari 2011 tetapi terpaksa tertunda karena strategi nasional belum selesai. Dalam rangka persiapan untuk implementasi lebih luas maka diadakanlah pertemuan ini. Sebagai informasi, Komda REDD + Kalteng terdiri dari birokrasi (pemerintah daerah), Perguruan Tinggi, dan NGO.

Sedikit review dari materi Pak Heru yang disampaikan pada Musrenbang Prov.Kalteng tanggal 31 Maret 2011 bahwa Kalteng sudah dipilih oleh presiden sebagai pilot province pada akhir tahun 2010. Skema REDD + memiliki 9 provinsi untuk implementasi REDD + dan Kalteng terpilih menjadi pilot province. Kalteng terpilih karena nilai kualitatif dan kuantitaf yang seimbang dibandingkan Papua (kuantitas lebih tinggi daripada kualitas) dan Kaltim (kualitas lebih tinggi daripada kuantitas). Fase implementasi yang tertera pada LoI tertunda menjadi 6 bulan. Saat ini, kita sudah masuk ke dalam beberapa implementasi teknis seperti rapat-rapat yang sudah dilakukan. Walaupun tanpa skema REDD+, Kalteng sudah melakukan beberapa inisiatif terkait program REDD +.

  • REDD + adalah :
    1. Penurunan deforestasi.
    2. Penurunan degradasi hutan
    3. Konservasi (+)
    4. Sustainable management forest (+)
    5. Peningkatan cadangan karbon (+)

    Beberapa hal yang dapat ditarik dari diskusi ini adalah sebagai berikut :

    1. Apakah kriteria dan indikator dari penetapan kawasan REDD + ini? Apakah menggunakan tanah konservasi?
    2. Hak masyarakat adat sangat penting untuk dipetakan.
    3. Masyarakat adat dapat diberdayakan lebih lagi. Damang harus memiliki kapasitas. Masyarakat perlu sosialisasi tentang program ini.

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s