Intisari Berita Koran, Selasa, 5 Juli 2011

Palangka Raya – Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah, awal bulan Juli ini, Kalimantan Tengah sudah memasuki musim kemarau. Seiring dengan itu, kebakaran lahan pun mulai terjadi. Tak heran titik api yang muncul di wilayah Kalteng meningkat. Berdasarkan pernyataan Badan Lingkungan Hidup Kalteng, untuk bulan Juni yang lalu telah terpantau sebanyak 155 hot spot. Sedangkan untuk bulan Juli ini, titik api sudah mencapai 26 titik. Untuk mengantisipasi kebakaran yang akan berdampak pada munculnya asap, masyarakat diminta untuk menaati peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 15 th. 2011 tentang Pedoman Pembukaan Lahan dan Perkarangan bagi Masyarakat di Kalteng. Tanggung jawab terhadap pelaksanaan teknis Pergub tersebut berada pada bupati dan walikota di Kalteng. Dengan adanya peraturan tersebut, diharapkan pembukaan lahan dan perkarangan yang masih banyak menggunakan cara pembakaran tidak akan menimbulkan asap yang dapat merugikan kita semua.
Sumber : Kalteng Pos, Selasa, 5 Juli 2011, “Awas! Kebakaran Hutan Lahan Mulai Terjadi”

Sukamara – Krisis air bersih sudah mulai dirasakan oleh warga Kabupaten Sukamara. Mayoritas masyarakat di kecamatan Jelai, menjadikan air hujan sebagai sumber air bersih mereka. Sehingga, ketika musim kemarau tiba di mana hujan jarang turun, masyarakat di sana sulit mendapatkan air bersih. Sudah sejak sebulan terakhir ini, masyarakat tidak bisa mendapatkan air bersih untuk keperluan konsumsi dan pemenuhan kebutuhan lainnya.
Sumber : Kalteng Pos, Selasa 5 Juli 2011, “Krisis Air Bersih Mulai Melanda Jelai”

Palangka Raya – Curah hujan saat ini sudah semakin menurun, sementara suhu panas, terutama pada siang hari sangat tinggi hingga mencapai 33 sampai 34 derajat Celcius. Keadaan ini menyebabkan bahan bakaran semakin kering dan mudah terbakar. BMKG menyatakan kondisi kemarau yang terjadi saat ini sudah mencapai kondisi yang sangat berbahaya. Setiap harinya, BMKG juga telah mengeluarkan peringatan berkala untuk menghindari terjadinya kebakaran hutan, lahan, dan pekarangan. Musim kemarau ini pun mempengaruhi keadaan permukaan air laut, sehingga akan menyebabkan gelombang tinggi sekitar 3-4 meter yang terjadi di laut Jawa, khususnya untuk para pengguna jalur pelayaran dari Kalteng ataupun sebaliknya.
Sumber : Tabengan, Selasa 5 Juli 2011, “Kemarau Semakin Berbahaya”

Palangka Raya – Petugas Direktorat Lalu Lintas (Dislantas) Polda Kalteng melakukan pelatihan cara penanggulangan kebakaran lahan dan hutan. Puluhan petugas Polantas dengan sigap dan serius mengikuti pelatihan ini. Pelatihan ini bekerjasama dengan UPT dan Damkar Kota Palangka Raya. Hal ini dilakukan untuk mendukung dan membantu kegiatan pemerintah dalam hal penanggulangan lahan, hutan dan pekarangan.
Sumber : Tabengan, Selasa, 5 Juli 2011, “Anggota Dislantas dan Anggota Polantas Latihan Penanggulangan Kebakaran”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s