Pemprov Berkomitmen Stop Asap

Palangka Raya – Melihat kondisi kota Palangka Raya yang semakin hari semakin diselimuti kabut asap, Gubernur menyatakan komitmennya ingin memerangi asap, stop asap, stop kebakaran, dan stop bencana. Siapa saja yang melihat asap di kanan-kiri, jangan dibiarkan, akan tetapi langsung dipadamkan atau menghubungi tim serbu api dan Damkar. Pemprov sendiri telah 3 (tiga) kali mengirimkan surat kepada Pemerintah Pusat untuk meminta bantuan hujan buatan. Ini dimaksudkan untuk mencegah agar kebakaran lahan dan hutan tidak meluas lagi sehingga nantinya akan lebih sulit untuk dipadamkan. Meski demikian, sampai hari ini belum ada tanggapan dari Pemerintah Pusat terhadap permintaan ini. Data dari Dinas Kehutanan sendiri menyatakan bahwa sampai tanggal 10 Agustus 2011, sebaran hot spot (titik api) mencapai 262 titik, dengan jumlah tertinggi ada di Kabupaten Pulang Pisau (75 Titik), Kapuas (58 titik), dan Kotawaringin Timur (36 titik). Daerah- daerah ini memang masuk ke dalam jalur merah oleh BMKG sebagai daerah rawan kebakaran. Meski siap mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan, Pemprov Kalteng juga mengharapkan peran serta dari pihak swasta, seperti Hak Penguasaan Hutan (HPH), perusahaan perkebunan, pertambangan, dan pemilik Hutan Tanaman Industri (HTI) dalam menjaga wilayahnya masing-masing dari bahaya kebakaran.

(Sumber : Tabengan, 11 Agustus 2011 “Pemprov Berkomitmen Stop Asap”)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s